TANGERANG — Masyarakat Desa Margamulya, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, menggelar Ruwatan Bumi yang dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-43 Desa Margamulya, Minggu (28/9/2026).
Kegiatan diawali dengan kirab hasil bumi dari masing-masing kejaroan. Warga membawa berbagai hasil pertanian dan hasil bumi yang dihias dalam bentuk gunungan sebagai simbol rasa syukur atas rezeki, hasil panen dan keberlangsungan kehidupan masyarakat desa.
Kirab berlangsung meriah dengan melibatkan warga, perangkat desa serta unsur masyarakat. Dalam rangkaian kegiatan juga ditampilkan seni budaya, termasuk pertunjukan barongsai yang menambah semarak suasana.
Kepala Desa Margamulya Abu Bakar bersama jajaran pemerintah desa turut hadir dalam rangkaian acara. Kegiatan juga dihadiri Camat Mauk Angga Yuliantono, S.IP., M.Si., unsur pemerintahan kecamatan serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Unsur Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang turut hadir mewakili Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dalam kegiatan tersebut.
Kirab Hasil Bumi Jadi Simbol Syukur
Kirab hasil bumi menjadi salah satu bagian utama dalam Ruwatan Bumi Desa Margamulya. Setiap kejaroan menampilkan hasil pertanian dan potensi wilayah masing-masing dalam bentuk arak-arakan.
Tradisi tersebut tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga mencerminkan hubungan erat warga dengan sektor pertanian, alam dan kehidupan sosial desa.
Gunungan hasil bumi yang dibawa dalam kirab menjadi simbol rasa syukur atas hasil yang diperoleh masyarakat sekaligus harapan agar Desa Margamulya tetap diberikan keberkahan, keselamatan dan kesejahteraan.
Momentum Pelestarian Budaya dan Gotong Royong
Ruwatan Bumi menjadi salah satu bentuk pelestarian tradisi yang terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman.
Melalui kegiatan tersebut, nilai gotong royong, kebersamaan dan partisipasi masyarakat kembali diperkuat. Warga dari berbagai lingkungan ikut ambil bagian dalam persiapan maupun pelaksanaan kegiatan.
Rangkaian acara juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat dan pemerintah desa, kecamatan serta unsur pemerintah kabupaten.
HUT ke-43 Desa Margamulya
Selain sebagai agenda budaya, kegiatan tahun ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-43 Desa Margamulya.
Dari dokumentasi kegiatan terlihat masyarakat membawa spanduk peringatan HUT ke-43 Desa Margamulya dalam rangkaian kirab.
Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjalanan desa sekaligus memperkuat semangat masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih maju dan sejahtera.
Pemerintah Diharapkan Terus Dukung Tradisi Desa
Kehadiran unsur Pemerintah Kabupaten Tangerang, kecamatan dan desa dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan tradisi masyarakat.
Ruwatan Bumi juga dapat menjadi bagian dari penguatan potensi desa karena selain mempertahankan nilai budaya, kegiatan seperti ini dapat mendorong promosi hasil pertanian, UMKM dan potensi lokal.
Pemerintah Kabupaten Tangerang sendiri terus mendorong penguatan desa melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal. Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang saat ini adalah H. Yayat Rohiman, S.IP., M.Si.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun melalui Ruwatan Bumi, masyarakat Desa Margamulya berharap tradisi tersebut dapat terus dilestarikan dan menjadi warisan bagi generasi berikutnya.
(Red)











