JAKARTA — DPP Srikandi Abdepnas Nusantara mendorong enam program unggulan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari upaya memperkuat peran perempuan dalam pembangunan desa, kemandirian ekonomi keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Enam program tersebut meliputi Pendidikan dan Literasi Digital, Ekonomi dan UMKM Binaan, Pendampingan Perempuan, Jaga Desa, Ketahanan Pangan serta Kesehatan Ibu dan Anak.
Melalui konsep “Srikandi Jaga Desa”, perempuan diarahkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi penggerak di tingkat keluarga, komunitas dan desa.
Program-program tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas perempuan dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial, pangan hingga kesehatan keluarga.
Literasi Digital dan Penguatan UMKM
Program Pendidikan dan Literasi Digital diarahkan untuk meningkatkan kemampuan perempuan desa dalam menggunakan teknologi, memahami informasi digital serta memanfaatkan perkembangan teknologi untuk pendidikan dan aktivitas ekonomi.
Sementara program Ekonomi dan UMKM Binaan difokuskan pada pendampingan pengembangan usaha, pemasaran digital serta penguatan kapasitas ekonomi keluarga.
Melalui pendekatan tersebut, perempuan diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha sekaligus memperluas akses terhadap peluang ekonomi yang lebih mandiri.
Pendampingan Perempuan dan Jaga Desa
Program Pendampingan Perempuan dirancang sebagai ruang edukasi, konsultasi, peningkatan kapasitas dan penguatan jejaring bagi perempuan yang membutuhkan pendampingan dalam menghadapi persoalan keluarga maupun sosial.
Sementara program Jaga Desa menempatkan perempuan sebagai bagian dari kekuatan sosial masyarakat melalui kepedulian terhadap keamanan lingkungan, ketertiban, keharmonisan serta partisipasi dalam pembangunan desa.
Konsep tersebut mendorong perempuan terlibat lebih aktif dalam menjaga kehidupan sosial yang aman, tertib dan harmonis.
Ketahanan Pangan hingga Kesehatan Ibu dan Anak
Program Ketahanan Pangan diarahkan pada pemanfaatan potensi lokal melalui pertanian, peternakan serta pengembangan pekarangan produktif.
Perempuan didorong mengambil peran dalam menjaga ketersediaan pangan keluarga sekaligus memperkuat kemandirian pangan di tingkat desa.
Adapun program Kesehatan Ibu dan Anak diarahkan pada peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan ibu, tumbuh kembang anak, gizi, pencegahan stunting serta penerapan pola hidup sehat.
Enam program tersebut diharapkan dapat dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.
Rencana Kolaborasi “Srikandi Tangguh”
Selain enam program utama tersebut, terdapat rencana program kolaborasi bertajuk “Srikandi Tangguh: Cerdas Hukum Usaha, Tenang Urusan Keluarga”.
Rancangan tersebut disusun oleh PT Linda Strategic Solutions sebagai usulan kolaborasi dalam bidang pemberdayaan perempuan.
Konsep program mencakup literasi hukum dan usaha, penguatan ekonomi, ketahanan keluarga serta penyediaan ruang konsultasi privat bagi perempuan.
Dalam rancangan tersebut, literasi hukum diarahkan pada pemahaman dasar hukum usaha dan persoalan non-litigasi agar perempuan pelaku UMKM memiliki bekal lebih baik dalam menjalankan usahanya.
Program juga dirancang untuk memberikan penguatan mental bagi perempuan yang menjalankan berbagai peran sekaligus dalam keluarga maupun lingkungan sosial.
Salah satu konsep yang turut diusulkan adalah “Pojok Ruang Aman” sebagai ruang konsultasi privat bagi anggota yang membutuhkan pendampingan.
Masih Menunggu Persetujuan Resmi
Meski demikian, rencana kolaborasi “Srikandi Tangguh” masih berada pada tahap proposal dan koordinasi.
PT Linda Strategic Solutions menyampaikan bahwa pelaksanaan program tersebut masih menunggu persetujuan resmi dari pimpinan Srikandi Jaga Desa serta penyelesaian koordinasi teknis dan internal.
Dengan demikian, program tersebut belum dapat disebut sebagai kegiatan yang telah resmi berjalan.
Tahapan persetujuan dan pematangan konsep masih diperlukan sebelum program diumumkan atau dilaksanakan secara resmi.
Perempuan Didorong Jadi Penggerak Pembangunan Desa
DPP Srikandi Abdepnas Nusantara berharap rangkaian program pemberdayaan perempuan dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat.
Program tidak hanya diarahkan pada peningkatan keterampilan individu, tetapi juga pada penguatan keluarga, kemandirian ekonomi serta pembangunan lingkungan desa yang lebih sejahtera.
Melalui penguatan peran perempuan, desa diharapkan memiliki lebih banyak penggerak sosial yang mampu berkontribusi dalam bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, ketahanan pangan serta kehidupan masyarakat.
Semangat yang dibangun adalah menempatkan perempuan sebagai mitra strategis pembangunan melalui kegiatan yang terukur, berkelanjutan dan sesuai kebutuhan masyarakat.
(Red)













