Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Faisal Mukhlis Tekankan Untuk Optimalisasi PAD

Uncategorized22 Dilihat

SUMENEP||Kitabaru.com_Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep meningkatkan pengawasan dan pengendalian dalam pengelolaan keuangan daerah. Upaya tersebut dinilai sangat penting untuk mencegah potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat berdampak pada berkurangnya kemampuan suatu daerah dalam membiayai pembangunan.

Ketua Komisi II DPRD Sumenep, yakni Faisal Muhlis, menegaskan bahwa optimalisasi terhadap pendapatan daerah harus menjadi sebuah perhatian bersama. Menurutnya, semakin baik pengelolaan dan pengawasan keuangan daerah, semakin besar pula peluang untuk peningkatan PAD yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, tata kelola keuangan daerah harus dijalankan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari berbagai bentuk penyimpangan. Dengan demikian, seluruh potensi pendapatan yang dimiliki daerah dapat dikelola secara maksimal demi kepentingan masyarakat.

“PAD merupakan tulang punggung pembangunan Sumenep. Jika pengawasannya lemah, tidak menutup kemungkinan terjadi kebocoran, baik dalam bentuk pungutan liar, ketidaktepatan penetapan target pendapatan, maupun penyimpangan dalam penyaluran dana,” jelas Faisal.

Untuk memperkuat pengawasan tersebut, DPRD mendorong pemerintah daerah memanfaatkan sistem transaksi berbasis elektronik dalam pengelolaan keuangan daerah. Menurut Faisal, digitalisasi sistem keuangan akan membuat seluruh proses penerimaan pendapatan tercatat secara lebih tertib, transparan, dan terintegrasi.

Ia menilai penerapan sistem elektronik dapat memperkecil peluang terjadinya kebocoran PAD karena setiap transaksi dapat dipantau dan ditelusuri dengan lebih mudah. Selain itu, sistem digital juga memberikan kemudahan dalam proses pengawasan serta pengendalian keuangan daerah.

“Dengan sistem elektronik, seluruh transaksi dapat terdokumentasi dengan baik sehingga potensi kebocoran semakin kecil dan proses pengawasan menjadi lebih efektif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Faisal menuturkan bahwa sebuah penggunaan sistem digital dalam pengelolaan keuangan tidak hanya berdampak terhadap peningkatan transparansi, tetapi juga mempermudah proses evaluasi dan monitoring. Melalui data yang tersaji secara real time, pemerintah dapat lebih cepat mengambil langkah perbaikan apabila ditemukan kendala dalam pelaksanaannya.

Menurutnya, manfaat dari sistem tersebut pada akhirnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui sebuah peningkatan kualitas terhadap pelayanan publik dan pembangunan yang lebih optimal.

Faisal juga mengungkapkan bahwa DPRD telah menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah daerah agar penerapan sistem elektronik dalam pengelolaan keuangan segera direalisasikan. Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah secara berkelanjutan.

Dengan pengawasan yang lebih ketat dan dukungan teknologi sebuah digital, DPRD sangat optimistis dalam pengelolaan keuangan daerah yang akan semakin efektif, transparan, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan Kabupaten Sumenep di masa yang akan mendatang.

Pewarta : Zaitur