Wakil Rektor I UNIBA Madura Bantah Isu Tebang Pilih dan Penahanan Ijazah Mahasiswa

Advetorial, Jawa, News40 Dilihat

Sumenep||Kitabaru.com_Universitas Bahaudin Mudhary Madura melalui Wakil Rektor I, Budi Suswanto, membantah keras isu yang beredar terkait dugaan tebang pilih dalam pengambilan ijazah mahasiswa serta tudingan penahanan ijazah tanpa alasan yang jelas.

Budi Suswanto menegaskan bahwa pihak universitas tidak pernah membedakan mahasiswa dalam proses pengambilan ijazah. Menurutnya, seluruh prosedur telah diatur sesuai ketentuan administrasi kampus yang berlaku bagi semua mahasiswa tanpa pengecualian.

“Siapapun mahasiswa boleh mengambil ijazahnya, asalkan telah melunasi tanggungan administrasi dan menyelesaikan persyaratan lainnya yang memang menjadi ketentuan universitas,” tegasnya.

Ia menjelaskan, mekanisme tersebut bukan bentuk penahanan ijazah, melainkan bagian dari standar administrasi yang selama ini diterapkan oleh pihak kampus demi tertibnya proses akademik dan administrasi mahasiswa.

Pihak universitas juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi terkait persoalan akademik di lingkungan kampus. Menurutnya, apabila terdapat kendala dalam pengambilan ijazah, mahasiswa diminta untuk berkoordinasi langsung dengan bagian administrasi agar persoalan dapat diselesaikan dengan baik.

Dengan klarifikasi tersebut, pihak kampus berharap isu dugaan tebang pilih maupun penahanan ijazah dapat diluruskan sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun civitas akademika.

Pewarta : Zaitur