BPTPHP Banten dan DPKP Tangerang Turunkan Pestisida untuk Kendalikan Wereng di Rawakidang

Gerakan pengendalian hama dilakukan pada lahan Poktan Rawakidang Lor 1 dan Rawakidang Lor 2 setelah petani sebelumnya mengeluhkan serangan wereng.

banner 468x60

TANGERANG — Keluhan petani terkait serangan wereng di wilayah Rawakidang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, mulai mendapat tindak lanjut. UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Banten bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan pestisida sekaligus mendukung Gerakan Pengendalian Hama atau Gerdal secara massal, Kamis (1/10/2026).

Pengendalian dilakukan pada sekitar 30 hektare areal pertanian yang mencakup lahan anggota Poktan Rawakidang Lor 1 dan Poktan Rawakidang Lor 2.

banner 336x280

Ajat Sudrajat, anggota Poktan Rawakidang Lor 1, mengatakan bantuan dan kegiatan pengendalian tersebut menjadi tindak lanjut atas laporan petani mengenai serangan wereng yang sebelumnya dikhawatirkan meluas.

Pada laporan awal beberapa waktu lalu, sekitar tiga hektare lahan anggota Poktan Rawakidang Lor 1 dilaporkan terdampak. Petani saat itu meminta perhatian pemerintah agar serangan tidak menyebar ke hamparan sawah lainnya.

Bantuan Pestisida Diserahkan kepada Kelompok Tani

Dalam kegiatan tersebut, Koordinator POPT Kabupaten Tangerang, Irwan Tapriza, menyerahkan bantuan pestisida kepada perwakilan Poktan Rawakidang Lor 1 dan Poktan Rawakidang Lor 2.

Kegiatan turut dihadiri Koordinator POPT Kecamatan Sukadiri, Muslim Anshory, bersama petani dan anggota kelompok tani setempat.

Usai penyerahan bantuan, petani bersama petugas melaksanakan penyemprotan secara serentak pada hamparan sawah sebagai bagian dari Gerakan Pengendalian Hama.

Petani bersama petugas melakukan penyemprotan massal dalam Gerakan Pengendalian Hama wereng di areal persawahan Rawakidang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Kamis (1/10/2026). Kegiatan menyasar sekitar 30 hektare lahan Poktan Rawakidang Lor 1 dan Poktan Rawakidang Lor 2. Foto: Dokumentasi Poktan.

Gerdal Menjangkau Sekitar 30 Hektare

Ajat menyebut sekitar 30 hektare menjadi sasaran pengendalian pada kegiatan tersebut. Luasan itu mencakup areal pertanian dua kelompok tani, bukan berarti seluruh hamparan tersebut mengalami kerusakan berat.

Pengendalian secara serentak dilakukan untuk menekan perkembangan populasi wereng dan mengurangi risiko penyebaran pada petak-petak sawah yang saling berdekatan.

Langkah pengendalian tersebut juga sejalan dengan upaya pemantauan organisme pengganggu tumbuhan yang sebelumnya telah dilakukan UPTD BPTPHP di Kecamatan Sukadiri.

Petani Apresiasi Tindak Lanjut

Petani menyampaikan terima kasih kepada UPTD BPTPHP Provinsi Banten dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang atas bantuan pestisida serta pendampingan dalam pengendalian hama.

“Petani mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang telah membantu pengendalian hama, khususnya BPTPHP Provinsi Banten dan DPKP Kabupaten Tangerang,” kata Ajat.

Menurutnya, dukungan pemerintah penting karena penanganan wereng akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama dan terkoordinasi pada satu hamparan.

Pemantauan Lanjutan Tetap Diperlukan

Petani berharap penanganan tidak berhenti pada satu kali penyemprotan. Pemantauan lanjutan terhadap populasi wereng dan perkembangan kondisi tanaman dinilai tetap diperlukan untuk mengetahui efektivitas Gerdal di lapangan.

Jika serangan dapat ditekan sejak awal, petani berharap tanaman yang masih dalam kondisi baik tetap dapat dipertahankan hingga masa panen.

(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *