JAKARTA, 22 Juli 2026 – Kunjungan kerja strategis Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN-RI) ke lembaga legislatif menjadi momentum penting dalam memperkuat peran kelembagaan adat di tengah struktur modern bernegara. Silaturahmi yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (20/7) ini ditujukan untuk membangun kolaborasi konstruktif dan sinergi kokoh dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) guna menjaga persatuan nasional sekaligus merawat kekayaan budaya Nusantara.
Dalam pertemuan kedinasan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut, PYM Dipertuan Agung DAN-RI, Kanjeng Gusti Sultan Sepuh Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, hadir dengan didampingi langsung oleh Staf Khususnya, Rd. Sandy Tumiwa, S.H. Rombongan delegasi adat ini diterima secara langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, untuk mendiskusikan berbagai gagasan strategis terkait eksistensi kebudayaan bangsa.
Staf Khusus PYM Dipertuan Agung DAN-RI, Rd. Sandy Tumiwa, S.H., menjelaskan bahwa fungsi pendampingan yang dilakukannya bertujuan untuk memastikan seluruh alur komunikasi koordinatif antara lembaga adat dan parlemen dapat berjalan secara efektif dan membuahkan hasil riil bagi masyarakat adat di daerah.
“Silaturahmi ini menjadi langkah positif dalam membangun kolaborasi antara Dewan Adat Nasional Republik Indonesia dengan lembaga negara. Semangatnya adalah menjaga persatuan bangsa dengan tetap menghormati sejarah, budaya, dan adat istiadat Nusantara. Indonesia yang majemuk sangat memerlukan sinergi kuat ini agar kearifan lokal tidak tergerus dinamika zaman,” kata Sandy Tumiwa dalam keterangan resminya, Rabu (22/7/2026).
Lebih lanjut, PYM Dipertuan Agung DAN-RI menyoroti pentingnya keharmonisan relasi antara kerajaan-kerajaan Nusantara yang memiliki nilai historis panjang dengan institusi negara modern. Menariknya, suasana pertemuan formal ini mencerminkan kedekatan personal yang erat. Hal ini lantaran Kanjeng Gusti Sultan Sepuh Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad diketahui merupakan sesama alumni Universitas Islam Azzahra. Kehadiran Koordinator Alumni Universitas Islam Azzahra, Muhammar, kian memperkuat suasana diskusi yang berjalan sangat akrab dan terbuka.
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, turut memberikan apresiasi dan menyambut positif kunjungan reguler kebudayaan ini sebagai wadah menyerap aspirasi berbasis kebersamaan bangsa. Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk merawat komunikasi berkala yang berkelanjutan demi menyokong program pelestarian adat, perlindungan nilai sejarah, serta pengembangan instrumen kearifan lokal sebagai pilar fundamental pembangunan nasional.
Catatan Redaksi (Backgrounder): Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DAN-RI) aktif bergerak sebagai payung integrasi kelembagaan adat, pemangku warisan sejarah, serta kerajaan-kerajaan Nusantara di Indonesia. Dialog kemitraan bersama DPR RI ini diinisiasi untuk mengawal regulasi perlindungan hak-hak masyarakat adat serta penguatan ketahanan kebudayaan nasional sesuai amanat konstitusi.
