Mahfudz Suhaiby Albantani Usulkan Doa dan Rutinitas Yasinan di Dapur Program MBG

Doa Sebelum Memulai Kegiatan Dapur

Agama, Banten25 Dilihat

KITABARU, SERANG — Mahfudz Suhaiby Albantani, Korwil KitaBaru, Blogger Banten Jawara sekaligus Praktisi Pakar Metafisika, mengusulkan agar setiap Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) rutin melaksanakan doa sebelum memulai kegiatan harian.

Usulan tersebut disampaikan sebagai upaya agar program gizi nasional tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik anak-anak, tetapi juga membawa keberkahan dan berdampak positif terhadap kecerdasan serta karakter generasi penerus bangsa.

 

Doa Sebelum Memulai Kegiatan Dapur

Mahfudz berharap sebelum memulai rutinitas memasak dan menyiapkan makanan, para pengelola Dapur MBG meluangkan waktu untuk berdoa bersama. Doa tersebut diharapkan dapat membawa keberkahan bagi makanan yang akan disajikan kepada para siswa.

“Sebelum memulai kegiatan, hendaknya berdoa memohon keberkahan agar makanan yang disajikan kepada siswa tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga mencerdaskan,” ujar Mahfudz Suhaiby Albantani.

Usulan Rutinitas Yasinan Setiap Malam Jumat

Selain doa harian, Mahfudz juga mengusulkan agar setiap Dapur SPPG atau MBG mengadakan kegiatan rutin membaca Surat Yasin atau syukuran berdoa setiap malam Jumat.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkuat spiritualitas para pengelola dapur sekaligus menumbuhkan rasa syukur dan tanggung jawab dalam menjalankan program pemerintah.

Tujuan untuk Keberkahan dan Kecerdasan Generasi

Mahfudz menilai bahwa Program Makan Bergizi Gratis memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Oleh karena itu, aspek spiritual dan keberkahan menurutnya juga perlu diperhatikan agar program ini memberikan dampak yang lebih holistik.

“Kami berharap usulan ini dapat menjadi masukan yang membangun bagi pengelola program agar Dapur MBG tidak hanya menjadi tempat memasak, tetapi juga menjadi ruang yang penuh keberkahan dan doa,” pungkasnya.

Sumber: Pernyataan Mahfudz Suhaiby Albantani, Korwil KitaBaru dan Blogger Banten Jawara