Kitabaru,JAKARTA –Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) terus melebarkan sayap internasional. Pada Jumat, (18/09/2026).
BPP KAPMI menggelar agenda strategis bertajuk _Global Young Business Dialogue: Indonesia dan Uzbekistan_ di Kantor Kedutaan Besar Republik Uzbekistan di Jakarta.
Dialog bisnis ini mempertemukan langsung Ketua Umum BPP KAPMI, DR (c) Muliansyah Abdurrahman, S.Sos.,M.Si, dengan Duta Besar Luar Biasa Republik Uzbekistan untuk Indonesia, H.E. Oybek Eshonov. Pertemuan ini berlangsung hangat dan kekeluargaan pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.
Ketua Umum BPP KAPMI, Muliansyah Abdurrahman mengatakan, agenda ini merupakan bagian dari visi KAPMI untuk membawa pengusaha muda Indonesia naik kelas dan go internasional. Uzbekistan dinilai sebagai hub ekonomi strategis di kawasan Asia Tengah yang potensial.
“Uzbekistan adalah pintu masuk pasar Asia Tengah. Banyak peluang yang bisa dikolaborasikan, mulai dari ekspor produk halal, tekstil, pariwisata, pendidikan, hingga energi. Ini momentum bagi pengusaha muda Indonesia untuk tidak hanya bermain di pasar domestik,” ujar Muliansyah di Jakarta yang juga Pengusaha Penambang Nikel Ini.
Menurutnya, hubungan bilateral Indonesia-Uzbekistan yang selama ini baik harus diterjemahkan menjadi kerjasama ekonomi konkret yang dirasakan langsung oleh pengusaha muda. KAPMI siap menjadi jembatan penghubung.
Untuk itu, BPP KAPMI menerjunkan delegasi inti terbaik. Turut hadir dalam audiensi tersebut Wakil Ketua Dewan Pembina Tody Ardiansyah Prabu, S.H dan Tommy Satria Utama, ST, Dewan Pakar DR. Bambang Susanto, Wasekjen Dede Kuntadi, Direktur Eksekutif Rusli Said, dan Waketum Adi Putra Nugroho.
Delegasi ini membahas secara spesifik tiga poin utama, yakni peluang investasi bersama, kemudahan ekspor-impor, dan pertukaran pemuda wirausaha antara kedua negara. KAPMI juga akan menawarkan program sister-entrepreneur.
Sementara itu, Duta Besar Oybek Eshonov beserta Jajaranya Deputi Ekonomi Abdurrahman menyambut baik inisiatif KAPMI. Pihak Kedubes Uzbekistan membuka diri untuk memfasilitasi pertemuan bisnis lanjutan dan business matching antara pengusaha kedua negara.
Melalui dialog ini, BPP KAPMI berharap dapat membuka babak baru kerjasama ekonomi yang saling menguntungkan. Hasil dari audiensi ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU dan rencana kunjungan balasan pengusaha muda Indonesia ke Tashkent. Tutup








