Sekjen PP KAMMI Ajak Publik Kedepankan Persatuan di Tengah Gejolak Geopolitik Dunia

Nazmul Watan Imbau Masyarakat Tetap Tenang, Rasional, dan Tidak Mudah Terprovokasi oleh Hoaks di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Ekonomi, Politik17 Dilihat

JAKARTA — Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI), Nazmul Watan, mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang, rasional, dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum terverifikasi di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global dan tantangan ekonomi nasional.

Menurut Nazmul, eskalasi ketegangan geopolitik di berbagai kawasan dunia saat ini memberikan dampak terhadap perekonomian global, termasuk fluktuasi harga energi, ketidakpastian pasar keuangan, pergerakan nilai tukar mata uang, serta tekanan terhadap rantai pasok internasional. Kondisi tersebut secara alami juga memengaruhi berbagai sektor ekonomi di Indonesia.

Situasi Global dan Dampaknya bagi Indonesia

Nazmul menjelaskan bahwa berbagai gejolak ekonomi yang terjadi saat ini bukan hanya dialami Indonesia, tetapi juga hampir seluruh negara di dunia yang tengah menghadapi tekanan akibat konflik geopolitik, perlambatan ekonomi global, serta perubahan arah perdagangan dan investasi internasional.

“Kita harus memahami bahwa Indonesia tidak berdiri sendiri. Hampir semua negara menghadapi tantangan yang sama. Karena itu masyarakat perlu membedakan antara persoalan struktural global dan persoalan domestik agar tidak mudah terjebak pada narasi yang menyesatkan,” jelasnya.

Imbauan agar Tidak Mudah Terprovokasi Hoaks

Nazmul mengingatkan bahwa ruang digital saat ini dipenuhi berbagai informasi yang belum tentu benar. Berbagai isu ekonomi sering kali disajikan secara parsial sehingga memunculkan kepanikan publik.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya. Jangan langsung menyebarkan kabar yang belum terverifikasi. Ketika informasi dipotong-potok, maka yang muncul adalah keresahan, bukan pemahaman,” tegas Nazmul Watan.

Mahasiswa Diminta Menjadi Penjernih Informasi

Lebih lanjut, Nazmul mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk menjadi bagian dari solusi dengan meningkatkan literasi ekonomi dan literasi digital. Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan narasi yang menyejukkan dan mencerahkan masyarakat.

“Mahasiswa harus menjadi penjernih informasi di tengah derasnya arus disinformasi. Jangan ikut memperkeruh keadaan dengan menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya. Bangsa ini membutuhkan generasi yang mampu berpikir kritis dan objektif,” ujarnya.

Ajakan Jaga Persatuan Bangsa

Nazmul juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan solidaritas sosial di tengah situasi global yang penuh tantangan. Menurutnya, kekuatan utama Indonesia terletak pada kemampuan masyarakatnya untuk tetap bersatu dalam menghadapi berbagai ujian.

“Kita boleh berbeda pandangan politik maupun ekonomi, tetapi jangan sampai perbedaan itu mengorbankan persatuan bangsa. Mari kita hadapi setiap tantangan dengan kepala dingin, semangat gotong royong, dan keyakinan bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk melewati masa-masa sulit,” tutup Nazmul Watan.

Sumber: Pernyataan Nazmul Watan, Sekretaris Jenderal PP KAMMI