Oknum Pastor Marsel Agot Diduga Rampas Tanah Warga, Berproses Hukum Pidana dan Perdata di PN Labuan Bajo

Hukum40 Views
banner 468x60

Kitabaru.com, Labuan Bajo – Perseteruan antara terduga oknum Pastor Pater Marsel Agot, SVD melawan Alosius Oba semakin sengit. Apalagi setelah Pater Marsel Agot telah melaporkan Alosius Oba dan 3 karyawannya yang berjaga di lokasi tanah milik Alo Oba di Batu Gosok ke Polres Manggarai Barat, Kamis, (05/02/2026).

Jika sebelumnya Pastor Pater Marsel Agot mendesak Alo Oba dan Mansur (salah satu karyawan Alo Oba), untuk meminta maaf kepada dirinya. Kini giliran Alosius Oba yang memberikan ultimatum kepada Pater Marsel Agot untuk meminta maaf baik kepada dirinya juga kepada 3 karyawannya yang berjaga di lokasi dalam waktu 2 x 24 jam.

banner 336x280

Apabila sosok Pastor Katholik Pater Marsel Agot tidak meminta maaf, maka dirinya akan melaporkan kepada Keuskupan Labuan Bajo dan Keuskupan Agung Jakarta. Terkait ihwal dugaan pengancaman kepada dirinya dan karyawannya.

Selain itu, Alo Oba juga akan melaporkan kasus dugaan pengancaman tersebut kepada pihak kepolisian.

“Mulai malam ini Marsel Agot (Pater Marsel Agot) harus minta maaf kepada saya dalam waktu 2 x 24 jam. Ketika itu dia lakukan, saya akan paham dari sisi kemanusiaan menerima segala kurang dan lebihnya, bahwa apa yang dia sampaikan di lapangam itu tidak benar,” ujar Alosius Oba kepada Wartawan di Labuan Bajo, Kamis (05/02/2026).

Ia menjelaskan, bahwa upaya pengaduan kepada pihak Keuskupan di Labuan Bajo dan Keuskupan Agung Jakarta mengingat terduga oknum Pastor Pater Marsel Agot adalah seorang biarawan yang punya struktur hierarki kepempinan.

“Karena saya tahu dia (red-Oknum Pastor Pater Marsel Agot) itu seorang biarawan, maka secara struktur akan kami sampaikan kepada seluruh Keuskupan dan bahkan sampai Jakarta. Lalu saya akan laporkan ke Polres (Mabar) Polda (NTT), dan Mabes Polri malah. Saya siap melaporkan dia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bahwa ihwal pengaduannya kepada Uskup Labuan Bajo, yakni terkait dugaan intimidasi atau ancaman yang diduga dilontarkan oleh terduga Pastor Pater Marsel Agot SVD saat mendatangi lokasi tanahnya pada 27 Januari lalu.

“Dia intimidasi. Menakut nakutkan sampai saya punya anak yang yang ditugaskan jaga di lokasi (tanah miliknya di Batu Gosok, Kelurahan Labuan Bajo) mereka lemah,” ujarnya.

Sementara itu, Alo Ona justru tidak mau ambil pusing terkait laporan polisi yang dilayangkan oleh Pastor Pater Marasel Agot kepada dirinya dan karyawannya. Menurut Alo Oba, laporan polisi tersebut sebagai gertak yang hanya sekedar menakut nakuti dirinya.

“Saya tahu trik-triknya dia. Dia (melaporkan ke polisi) untuk mencari pembenaran dirinya dengan menghadirkan banyak massa pendukungnya. Tapi saya tidak melihatnya itu, dari sisi kemanusiaannya saya tetap menghargai. Pertama saya berikan waktu buat dia dan kedua diharapan oknum pastor tersebut bisa meminta maaf kepada saya,” ujar Alo Oba. (red)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *