KARAWANG — Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 pada 14 September 2026 menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk kembali memperkuat kebersamaan dan membangun optimisme menuju Karawang yang lebih baik.
Ketua PAMDI (Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia) Kabupaten Karawang, Jayadi, menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393. Menurutnya, kemajuan Karawang tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Selamat Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393. Semoga Karawang semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan seluruh elemen masyarakat bisa terus bersatu membangun daerah yang kita cintai bersama,” ujar Jayadi.
Menurutnya, Karawang memiliki kekayaan yang tidak hanya berasal dari sektor pertanian, industri dan investasi, tetapi juga dari kekuatan masyarakat, budaya, seni, kreativitas, serta potensi ekonomi kerakyatan yang berkembang di berbagai pelosok daerah.
Karena itu, Jayadi berharap pembangunan Karawang ke depan dapat semakin memberikan ruang bagi seluruh kelompok masyarakat untuk tumbuh dan berkontribusi, termasuk para seniman, musisi, pelaku ekonomi kreatif, UMKM, komunitas pemuda, serta masyarakat di tingkat desa.
“Karawang bukan hanya tentang industri dan pembangunan fisik. Ada masyarakat, ada budaya, ada seni, ada para pelaku usaha kecil, ada anak-anak muda yang memiliki kreativitas luar biasa. Semua itu adalah bagian dari wajah Karawang yang harus mendapatkan perhatian dan ruang untuk berkembang,” katanya.
Sebagai organisasi yang menaungi para pelaku seni musik dangdut, Jayadi menilai sektor kesenian memiliki peran penting dalam membangun identitas sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, setiap pertunjukan seni dan musik yang digelar di tengah masyarakat dapat melibatkan banyak pihak, mulai dari musisi, penyanyi, kru, penyedia perlengkapan, pelaku UMKM, pedagang kecil hingga berbagai sektor pendukung lainnya.
“Ketika seniman tampil, ada banyak masyarakat yang ikut bergerak secara ekonomi. Ada UMKM, pedagang, pekerja panggung, sound system, fotografer, dan banyak lagi. Jadi ekosistem seni juga memiliki kontribusi terhadap perekonomian masyarakat,” ungkapnya.
Jayadi berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dapat terus membuka ruang kolaborasi dengan komunitas dan pelaku seni. Menurutnya, kebijakan pembangunan akan semakin kuat apabila seluruh potensi masyarakat diberikan kesempatan untuk ikut mengambil bagian.
Ia juga mengajak masyarakat Karawang untuk tidak menjadikan perbedaan latar belakang, pilihan politik, profesi maupun kelompok sebagai alasan untuk terpecah.
“Karawang ini rumah kita bersama. Mau seniman, petani, buruh, pengusaha, pedagang, ASN, pemuda, tokoh masyarakat maupun kelompok lainnya, semuanya memiliki tempat dan peran dalam membangun Karawang,” tegasnya.
Jayadi menilai semangat kebersamaan menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan Karawang ke depan. Pertumbuhan ekonomi harus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan, kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, kesempatan kerja, perlindungan lingkungan, serta ruang yang lebih luas bagi kreativitas masyarakat.
“Jangan sampai pembangunan hanya terlihat dari gedung dan infrastrukturnya. Yang paling penting adalah masyarakatnya ikut merasakan manfaat. Kalau masyarakat sejahtera, anak mudanya memiliki masa depan, senimannya bisa berkarya, UMKM berkembang, dan lingkungannya tetap terjaga, itulah kemajuan yang sesungguhnya,” tuturnya.
Memasuki usia 393 tahun, Jayadi mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum hari jadi sebagai kesempatan memperkuat persaudaraan dan gotong royong.
Menurutnya, Karawang memiliki sejarah panjang yang harus menjadi inspirasi bagi generasi sekarang untuk terus menjaga daerah sekaligus memberikan kontribusi sesuai bidang masing-masing.
“Tidak harus semua orang melakukan hal yang sama untuk membangun Karawang. Pemerintah bekerja sesuai kewenangannya, pengusaha membuka lapangan kerja, petani menjaga ketahanan pangan, seniman menjaga budaya dan kreativitas, pemuda membawa inovasi, dan masyarakat menjaga lingkungan serta kerukunan. Kalau semua bergerak bersama, Karawang akan semakin kuat,” katanya.
Jayadi pun berharap hubungan antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas dan berbagai organisasi dapat semakin terbuka dan harmonis. Menurutnya, komunikasi dan kolaborasi merupakan kunci agar pembangunan benar-benar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Yang kita inginkan sederhana, Karawang menjadi tempat yang semakin nyaman untuk hidup, bekerja, berkarya dan membangun masa depan. Mari kita tinggalkan perbedaan yang tidak produktif dan bersama-sama mengedepankan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Selamat Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393.
Mari terus rawat kebersamaan, jaga budaya, buka ruang kreativitas, dan bergerak bersama untuk Karawang yang lebih baik, lebih maju, dan semakin sejahtera.


















