Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini memiliki makna istimewa bagi keluarga besar Laskar Merah Putih (LMP). Pasalnya, tanggal 28 Oktober 2026 tidak hanya menjadi momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, tetapi juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Laskar Merah Putih.
Dua momentum tersebut menjadi pengingat penting tentang arti persatuan, semangat perjuangan, dan pengabdian terhadap bangsa dan negara.
Bagi Triyanto, S.T., Ketua LMP Kabupaten Bekasi, kesamaan momentum ini menjadi kesempatan untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan sekaligus memperkuat semangat pengabdian seluruh jajaran organisasi dalam menjaga kehormatan Merah Putih dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Semangat Sumpah Pemuda yang lahir pada 28 Oktober 1928 telah mewariskan pesan fundamental bahwa persatuan merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia. Sementara itu, perjalanan Laskar Merah Putih yang memasuki usia ke-26 menjadi momentum refleksi untuk terus memperkuat nilai-nilai patriotisme, solidaritas, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurut Triyanto, usia ke-26 LMP hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai pertambahan usia organisasi, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat integritas, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Semangat Merah Putih harus tercermin dalam tindakan, bukan berhenti pada simbol dan slogan. Setiap anggota organisasi memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, menjunjung tinggi hukum, serta berperan aktif menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan bermartabat.
Momentum ini juga menjadi ajakan bagi generasi muda untuk meneruskan semangat perjuangan para pendahulu melalui karya, prestasi, keberanian mengambil tanggung jawab, dan kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Bagi LMP Kabupaten Bekasi, peringatan Hari Sumpah Pemuda yang bertepatan dengan HUT ke-26 Laskar Merah Putih menjadi kesempatan untuk memperbarui tekad bahwa pengabdian kepada organisasi harus berjalan seiring dengan pengabdian kepada masyarakat dan kecintaan terhadap Indonesia.
Dua momentum, satu tekad kebangsaan: menjaga persatuan, mengobarkan patriotisme, dan mengabdi tanpa henti demi Indonesia.
Dengan semangat tersebut, Triyanto mengajak seluruh keluarga besar Laskar Merah Putih untuk menjadikan peringatan 28 Oktober 2026 sebagai titik penguatan komitmen dalam merawat persatuan, menjaga kehormatan Merah Putih, dan terus berkontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Bekasi serta Indonesia.
Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 dan Dirgahayu Laskar Merah Putih ke-26.
Merah Putih adalah kehormatan. Persatuan adalah kekuatan. Pengabdian adalah bukti kecintaan kepada bangsa dan negara.



















