SUKATANI, KABUPATEN BEKASI — Semangat sportivitas, kebersamaan, dan persaudaraan antarpelajar mewarnai pembukaan Turnamen Mini Soccer Daarurrahmah Cup V yang resmi digelar pada Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98. Bertempat di halaman MTs Daarurrahmah Sukatani, Kabupaten Bekasi, kompetisi olahraga yang melibatkan pelajar tingkat SD/MI ini menjadi momentum penting untuk mengembangkan potensi generasi muda sekaligus mempererat hubungan antarlembaga pendidikan.
Turnamen yang berlangsung selama empat hari, mulai 28 hingga 31 Oktober 2026, tersebut tidak sekadar menjadi ajang adu keterampilan dalam mengolah si kulit bundar. Lebih dari itu, Daarurrahmah Cup V hadir sebagai ruang pembinaan karakter, penanaman nilai-nilai sportivitas, serta penguatan persahabatan di kalangan pelajar sejak usia dini.
Melalui kompetisi yang sehat dan terarah, para peserta diharapkan dapat mengembangkan kemampuan bermain sepak bola, membangun kepercayaan diri, melatih kedisiplinan, serta memahami arti penting kerja sama dalam mencapai tujuan bersama.
Deden Rosadi: Jadikan Turnamen sebagai Ajang Silaturahmi dan Pembentukan Karakter
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Turnamen, Deden Rosadi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya Daarurrahmah Cup V. Ia menegaskan bahwa turnamen ini dirancang bukan semata-mata untuk memperebutkan gelar juara, melainkan juga sebagai sarana mempertemukan para pelajar dalam suasana penuh keakraban dan semangat persaudaraan.
Menurutnya, olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui pertandingan, anak-anak belajar memahami aturan, menghormati keputusan wasit, menghargai lawan, menerima kemenangan dengan rendah hati, serta menyikapi kekalahan dengan lapang dada.
“Mari kita jadikan turnamen ini sebagai ajang silaturahmi antarpelajar se-Kabupaten Bekasi. Melalui olahraga, kita pupuk nilai kejujuran, kerja sama, kedisiplinan, dan sportivitas sejak dini. Kemenangan memang menjadi salah satu tujuan dalam pertandingan, tetapi persaudaraan, karakter yang baik, dan pengalaman berharga merupakan nilai yang jauh lebih penting,” ujar Deden Rosadi.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah kompetisi tidak hanya diukur dari siapa yang mengangkat trofi, tetapi juga dari bagaimana setiap peserta menjalani pertandingan dengan menjunjung tinggi etika, menghormati sesama, dan menunjukkan sikap kesatria.
Dalam konteks pendidikan, pengalaman berkompetisi secara sehat juga dapat menjadi sarana pembelajaran yang melengkapi proses belajar di dalam kelas. Anak-anak memperoleh kesempatan untuk mengenali potensi diri, mengelola emosi, mengambil keputusan, serta membangun semangat pantang menyerah ketika menghadapi tantangan.
Wadah Pengembangan Bakat dan Pembinaan Generasi Muda
Daarurrahmah Cup V diikuti oleh puluhan tim SD/MI dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bekasi. Para peserta akan berkompetisi untuk meraih gelar juara sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan.
Antusiasme para pemain, guru pendamping, orang tua, dan suporter turut memberikan warna tersendiri dalam penyelenggaraan turnamen tersebut. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan minat dan bakat anak-anak, khususnya dalam bidang olahraga sepak bola.
Pembinaan olahraga sejak usia dini memiliki arti penting bagi perkembangan anak. Selain membantu meningkatkan kebugaran fisik, aktivitas olahraga juga dapat melatih konsentrasi, ketahanan mental, tanggung jawab, serta kemampuan berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain.
Namun, dalam setiap pertandingan, anak-anak juga perlu mendapatkan pendampingan yang tepat agar kompetisi tetap menjadi pengalaman yang menyenangkan dan mendidik. Dukungan orang tua dan guru diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga pada proses belajar, keberanian mencoba, dan perkembangan karakter setiap peserta.
Dengan demikian, turnamen seperti Daarurrahmah Cup V dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda secara positif.
MTs Daarurrahmah Sukatani Buka Ruang Silaturahmi dengan Orang Tua
Selain menjadi pusat kegiatan olahraga antarpelajar, penyelenggaraan Daarurrahmah Cup V juga dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memperkenalkan lingkungan pendidikan MTs Daarurrahmah Sukatani kepada masyarakat, khususnya para orang tua yang hadir mendampingi putra-putri mereka.
Deden Rosadi mengundang para orang tua untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah sekaligus mempertimbangkan MTs Daarurrahmah Sukatani sebagai salah satu pilihan pendidikan lanjutan bagi anak-anak mereka.
“Bagi para orang tua yang sedang mencari jenjang pendidikan lanjutan untuk putra-putrinya, kami sangat terbuka dan menyambut hangat siapa pun yang ingin mengenal lebih dekat MTs Daarurrahmah Sukatani. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi melalui olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi yang baik antara sekolah, orang tua, dan masyarakat,” tambahnya.
Ajakan tersebut mencerminkan pentingnya hubungan yang harmonis antara lembaga pendidikan dan keluarga dalam mendukung perkembangan anak. Pendidikan yang berkualitas membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari sekolah, orang tua, hingga lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan yang melibatkan banyak sekolah dan keluarga seperti ini, MTs Daarurrahmah Sukatani juga memiliki kesempatan untuk memperluas komunikasi dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan lingkungan sekolahnya secara langsung.
Semangat Sumpah Pemuda, Inspirasi untuk Generasi Berprestasi
Penyelenggaraan Daarurrahmah Cup V pada momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 memberikan makna tersendiri. Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda Indonesia dapat diwujudkan melalui kegiatan positif yang mempertemukan anak-anak dari berbagai sekolah dalam satu tujuan, yakni berprestasi tanpa kehilangan rasa persaudaraan.
Di lapangan, perbedaan sekolah dan asal kecamatan menjadi bagian dari dinamika kompetisi. Namun, di balik persaingan tersebut, terdapat nilai yang lebih besar, yaitu semangat untuk tumbuh bersama, saling menghargai, dan membangun hubungan yang dilandasi kebersamaan.
Generasi muda yang berprestasi tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dan keterampilan, tetapi juga perlu dibekali integritas, kepedulian, kedisiplinan, serta rasa hormat terhadap orang lain. Nilai-nilai inilah yang perlu ditanamkan secara konsisten melalui pendidikan, keluarga, dan berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.
Karena itu, Daarurrahmah Cup V diharapkan mampu menjadi salah satu contoh kegiatan yang memadukan olahraga, pendidikan karakter, dan penguatan hubungan sosial secara harmonis.
Mengajak Masyarakat Mendukung Kompetisi yang Sehat
Selama pelaksanaan turnamen pada 28–31 Oktober 2026, masyarakat, orang tua, dan para pendukung diharapkan dapat turut menyukseskan kegiatan dengan memberikan dukungan positif kepada seluruh tim yang bertanding.
Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui sorakan yang membangun semangat, sikap saling menghormati, serta komitmen bersama untuk menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan sekolah.
Para pemain juga diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi peraturan pertandingan. Sementara itu, para pendamping dan suporter memiliki peran penting dalam menciptakan suasana kompetisi yang aman, tertib, dan ramah bagi anak-anak.
Pada akhirnya, Daarurrahmah Cup V bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, melainkan tentang bagaimana sebuah kegiatan olahraga mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan dan masyarakat.
Melalui semangat kebersamaan, pembinaan bakat, dan penanaman nilai-nilai sportivitas, Turnamen Mini Soccer Daarurrahmah Cup V diharapkan terus berkembang menjadi agenda positif yang melahirkan bibit-bibit atlet potensial sekaligus membentuk generasi muda Kabupaten Bekasi yang sehat, disiplin, berkarakter, dan berprestasi.
Sebab, dari lapangan sederhana, semangat besar dapat tumbuh. Dari sebuah pertandingan, persahabatan dapat terjalin. Dan dari pembinaan sejak dini, masa depan generasi bangsa dapat dipersiapkan dengan lebih baik.















