Warga Desa Tanjung Burung Keluhkan Pencemaran Sungai Cisadane, Ribuan Ikan Mati Massal

Pencemaran Sungai Cisadane di Tanjung Burung: Warga Keluhkan Ikan Mati Massal, HMNI Desak DLH Tangerang dan Banten Bertindak

TANGERANG — Warga dan nelayan Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang mengeluhkan pencemaran yang terjadi di Sungai Cisadane. Pencemaran ini menyebabkan ribuan ekor ikan mati secara massal dan limbah menyebar hingga ke muara sungai serta perairan pesisir.

Dari dokumentasi yang beredar pada Senin (8/6/2026), terlihat jelas kondisi sungai yang tercemar berat dengan sampah plastik, limbah organik, dan ratusan bangkai ikan, termasuk ikan patin dalam jumlah besar yang ditemukan mati dan mengapung di permukaan air.

HMNI Desak Penanganan Serius dari Pemerintah

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI), Ike Megasari, membenarkan adanya keluhan masyarakat terkait pencemaran di Sungai Cisadane kawasan Tanjung Burung. Ia mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah nyata dan tidak hanya melakukan pengecekan sesaat.

“Kami mendesak Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Gubernur Banten Andra Soni, beserta Kepala Dinas Lingkungan Hidup di tingkat kabupaten dan provinsi, untuk segera turun tangan menangani pencemaran ini secara serius,” ujar Ike Megasari.

Menurutnya, pencemaran yang sudah mencapai muara Sungai Cisadane berpotensi merusak ekosistem perairan pesisir dan mengancam mata pencaharian nelayan kecil di kawasan tersebut.

Instansi yang Harus Bertanggung Jawab

Selain Bupati Tangerang dan Gubernur Banten, Ike Megasari juga menyoroti pentingnya peran Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten untuk berkoordinasi dan mengambil langkah konkret.

Ia juga menyebut bahwa Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWS Ciliwung-Cisadane) memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane yang tercemar.

Warga Tuntut Aksi Nyata

Warga dan nelayan Desa Tanjung Burung berharap pemerintah tidak hanya melakukan pengecekan lapangan, tetapi segera mengidentifikasi sumber pencemar, melakukan penindakan, serta melakukan upaya pemulihan kualitas air Sungai Cisadane. Mereka juga meminta pengawasan terhadap pembuangan limbah industri dan rumah tangga diperketat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Tangerang maupun Pemerintah Provinsi Banten terkait langkah penanganan yang akan dilakukan.


Sumber: Dokumentasi warga dan pernyataan Wasekjend DPP HMNI, Ike Megasari.