
Bantuan yang disalurkan Satgas PP PMKRI merupakan hasil kolaborasi bersama teman-teman Regio Maluku yang telah mempercayakan donasinya di salurkan lewat SATGAS PP PMKRI. Gerakan kemanusiaan ini diinisiasi oleh Mandataris Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA), Formatur Tunggal, sekaligus Ketua Presidium PP PMKRI, Christian Alesandro Delviero Rettob atau yang akrab disapa Delvis Rettob.
Delvis Rettob yang baru terpilih dalam Sidang MPA XXXIII PP PMKRI di Ruteng, Kabupaten Manggarai pada 28 Juli 2026, menginisiasi gerakan tanggap bencana ini sebagai bagian dari komitmen PMKRI untuk merespons persoalan kemanusiaan. Satgas PP PMKRI akan membuat program yang masuk ke dalam bidang khusus untuk fokus pada penanganan bencana secara terstruktur dan berkelanjutan.
Penyaluran bantuan ke Desa Perak dilakukan menyusul kondisi darurat yang dialami warga setempat. Berdasarkan laporan yang beredar, warga Desa Perak yang mengungsi pascagempa hanya menerima bantuan terbatas dari pemerintah berupa 9 kilogram beras, 10 butir telur, dan mi instan. Satu posko pengungsian bahkan menampung hingga 70 jiwa dengan bantuan yang sangat minim.
Satgas PP PMKRI bergerak bersama para relawan dari berbagai cabang PMKRI di seluruh Indonesia. Kolaborasi lintas cabang ini memperkuat jaringan kemanusiaan PMKRI dalam menjangkau wilayah-wilayah terdampak bencana.
Koordinator Satgas Nasional PP PMKRI, Febrian Muda, menegaskan perlunya percepatan distribusi bantuan agar seluruh warga terdampak, khususnya di wilayah terpencil, dapat segera terlayani dengan optimal. Menurutnya, situasi darurat pascagempa tidak boleh dibiarkan berlarut-larut sehingga dibutuhkan langkah cepat dan terkoordinasi di setiap lini. “Kami dorong percepatan di semua sektor penanganan. Semoga gerakan kemanusiaan ini tidak berhenti di sini, tetapi berkelanjutan hingga masa pemulihan masyarakat. Karena itu, mari kita semua—kader, relawan, dan masyarakat—bergerak bersama Satgas PP PMKRI untuk memastikan solidaritas ini benar-benar dirasakan oleh saudara-saudari kita di Desa Perak,” ujar Febrian di sela-sela koordinasi tim.
Dengan komitmen tersebut, Satgas PP PMKRI berharap bantuan yang terus mengalir dapat dikelola secara transparan dan tepat sasaran, serta menjadi fondasi bagi program bidang khusus kebencanaan yang akan dijalankan secara berkelanjutan ke depan.
