KABUPATEN BEKASI — Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026, Ketua Umum LSM GARDA Bekasi, Samsudin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum bersejarah ini sebagai pengingat pentingnya merawat keberagaman, memperkuat solidaritas, dan membangun kehidupan bersama yang harmonis, adil, serta bermartabat.
Menurut Samsudin, Sumpah Pemuda merupakan warisan perjuangan yang mengajarkan bahwa kekuatan Indonesia lahir dari kesediaan seluruh anak bangsa untuk bersatu di tengah perbedaan. Semangat satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia harus terus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, keterbukaan, serta komitmen menjaga persaudaraan tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, maupun latar belakang sosial.
Ia menegaskan bahwa nasionalisme sejati bukan sekadar kebanggaan terhadap simbol dan sejarah bangsa, melainkan kesediaan untuk menjaga martabat setiap manusia, menghormati hak sesama, serta berkontribusi bagi kepentingan bersama. Patriotisme masa kini harus hadir melalui tindakan nyata, mulai dari kepedulian sosial, semangat gotong royong, hingga partisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sejahtera.
Sebagai Ketua Umum LSM GARDA Bekasi, Samsudin memandang bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki ruang strategis untuk membangun jembatan komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan. Peran tersebut perlu dijalankan secara terbuka, konstruktif, dan bertanggung jawab, dengan mengedepankan dialog serta memperjuangkan aspirasi masyarakat demi terciptanya pembangunan yang lebih responsif dan berkeadilan.
Menurutnya, kemajuan Kabupaten Bekasi harus menjadi hasil kerja bersama seluruh lapisan masyarakat. Pertumbuhan industri, pembangunan infrastruktur, dan perkembangan ekonomi perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan keluarga, pemerataan kesempatan kerja, kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta perlindungan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.
Samsudin juga mengingatkan bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian wajar dari kehidupan demokratis. Karena itu, setiap pandangan perlu disikapi dengan kedewasaan dan saling menghargai. Kritik yang disampaikan secara bertanggung jawab harus menjadi bahan evaluasi, sedangkan dialog dan kolaborasi perlu terus dibangun untuk menemukan solusi yang memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.
Dalam momentum Sumpah Pemuda, ia mengajak generasi muda, perempuan, pelaku usaha, pekerja, petani, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta seluruh komunitas untuk mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing. Setiap orang memiliki potensi untuk berkontribusi, dan setiap tindakan positif, sekecil apa pun, dapat menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar apabila dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.
Bagi Samsudin, masyarakat yang kuat bukanlah masyarakat yang bebas dari perbedaan, melainkan masyarakat yang mampu mengelola perbedaan dengan bijaksana. Kepedulian terhadap tetangga, penghormatan terhadap hak sesama, kesediaan membantu warga yang membutuhkan, serta keberanian menyuarakan aspirasi secara santun merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang inklusif dan berkeadaban.
Ia berharap Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Bekasi yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga ramah terhadap keberagaman, terbuka terhadap partisipasi masyarakat, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Semangat persatuan harus diterjemahkan menjadi kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat tanpa terkecuali.
Menutup pesannya, Samsudin mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menempatkan persaudaraan dan kepentingan bersama sebagai landasan dalam setiap langkah pengabdian. Menurutnya, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah atau kiprah kelompok tertentu, tetapi juga oleh kesediaan setiap warga untuk saling menjaga, bekerja sama, dan berkontribusi sesuai perannya.
“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98. Mari kita rawat persatuan dengan menghargai perbedaan, memperkuat solidaritas dengan kepedulian, dan membangun masa depan melalui kerja sama. Tidak ada kemajuan yang benar-benar berarti apabila masih ada masyarakat yang merasa ditinggalkan. Mari kita hadir sebagai sesama anak bangsa yang saling menguatkan, membuka ruang bagi setiap aspirasi, dan bekerja bersama demi Kabupaten Bekasi yang lebih sejahtera serta Indonesia yang adil, damai, dan bermartabat.”
SAMSUDIN
Ketua Umum LSM GARDA Bekasi
SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA KE-98
28 Oktober 2026
Merawat Keberagaman, Menguatkan Persaudaraan, Menumbuhkan Kepedulian, dan Bergerak Bersama untuk Kemajuan Bangsa.

