Kitabaru.com, Jakarta – Dalam upaya memperkuat ruang diskusi intelektual sekaligus memberikan kontribusi pemikiran terhadap arah pembangunan ekonomi nasional, akan diselenggarakan Seminar Nasional bertajuk: “Navigasi Arah Ekonomi Indonesia 2026: Resiliensi, Peluang dan Tantangan Menuju Pertumbuhan 8%”. Kegiatan ini akan berlangsung di Wisma Mumajjad, Pondok Pesantren Nurul Muta’allimim, dan dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari akademisi, fungsionaris JSN, santri, pelaku usaha, hingga masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap perkembangan ekonomi Indonesia.
Seminar nasional ini dirancang sebagai forum strategis untuk membahas dinamika dan prospek perekonomian Indonesia di tengah perubahan global yang semakin kompleks.
Dengan mengangkat tema mengenai resiliensi ekonomi, peluang pembangunan, serta tantangan menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen, kegiatan ini diharapkan mampu memperkaya perspektif publik mengenai langkah-langkah yang perlu ditempuh dalam menghadapi masa depan ekonomi nasional.
Acara ini menghadirkan tiga narasumber utama dari latar belakang yang berbeda, yaitu pengamat ekonomi, pelaku usaha (pengusaha), serta fungsionaris Ansor bidang ekonomi Jawa Timur. Kehadiran ketiga narasumber ini diharapkan dapat menghadirkan pandangan yang komprehensif, baik dari sudut pandang akademis, pengalaman praktis dunia bisnis, maupun perspektif organisasi pengusaha muda.
Dari sisi akademis, pengamat ekonomi akan memaparkan analisis mengenai ketahanan (resiliensi) ekonomi Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global, seperti ketidakpastian geopolitik, perubahan struktur perdagangan internasional, serta dinamika inflasi dan stabilitas pasar. Ia juga akan mengulas berbagai strategi kebijakan yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.
Sementara itu, narasumber dari kalangan pelaku usaha akan membahas peran dunia bisnis sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi, khususnya dalam menciptakan investasi, membuka lapangan kerja, serta mendorong inovasi di berbagai sektor industri. Perspektif ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pelaku usaha di tengah perkembangan ekonomi global.
Di sisi lain, fungsionaris Ansor Jawa Timur akan mengangkat tema mengenai peran strategis generasi muda dan wirausahawan dalam membangun kekuatan ekonomi nasional. Ia akan menyoroti pentingnya mendorong lahirnya lebih banyak entrepreneur muda yang inovatif dan berdaya saing, sebagai salah satu kunci dalam memperkuat struktur ekonomi Indonesia serta memperluas basis pertumbuhan ekonomi di masa depan.
Selain sesi pemaparan materi, seminar nasional ini juga akan menghadirkan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, yang memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berdialog langsung dengan para narasumber. Forum ini diharapkan mampu mempertemukan berbagai gagasan, pandangan, serta pengalaman dari berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan ekonomi Indonesia.
Penyelenggara berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran gagasan, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kolaborasi antara akademisi, dunia usaha, dan generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi ke depan.
Dengan adanya sinergi dari berbagai pihak, optimisme terhadap masa depan ekonomi Indonesia diharapkan semakin kuat. Melalui penyelenggaraan seminar nasional ini, diharapkan lahir berbagai pemikiran konstruktif yang dapat menjadi kontribusi nyata dalam menavigasi arah ekonomi Indonesia menuju pertumbuhan yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan pada tahun 2026.
Informasi Acara
Lokasi : Wisma Mumajjad, Pondok Pesantren Nurul Muta’allimim
Acara : Seminar Nasional
Tema : “Navigasi Arah Ekonomi Indonesia 2026: Resiliensi, Peluang dan Tantangan Menuju Pertumbuhan 8%”













