Jamaah Haji Ingin Gituan, Pasutri Dapat Kamar Barokah

Nasional157 Views
banner 468x60

Kitabaru.com, Makkah – Meski pergi bersama, jemaah haji pasangan suami istri (pasutri) tak bisa sembarangan berhubungan intim, apalagi selama masa persiapan menjelang wukuf.

Rupanya hal ini membuat beberapa pasutri mulai gelisah, karena sudah lama ingin gituan dan ingin melepas hasrat gituan sama pasangan sahnya.

banner 336x280

Beberapa pasutri bahkan memberanikan diri menjapri KH Ahmad Faiz (Gus Faiz), Petugas Haji Daerah (PHD) Pelayanan Ibadah dari KBIH Arwaniyyah, untuk minta petunjuk terkait kamar barokah.

Gus Faiz membenarkan ada beberapa pesan masuk melalui aplikasi WhatsApp terkait kamar barokah tersebut.

Gus Faiz kemudian menjelaskan secara tertulis kepada jemaah haji Kudus di WhatsApp Group Arwaniyyah.

Dalam keterangannya, Gus Faiz menjelaskan bahwa kamar barokah adalah kamar di mana jemaah haji pasutri melepaskan hasrat biologisnya setelah sekian lama tertahan karena larangan-larangan yang berlaku selama ihram haji.

Kebutuhan kamar barokah, kata Gus Faiz, bisa dimusyawarahkan dengan karom dan karu masing masing.

’’Alternatifnya, bisa dengan mengosongkan salah satu kamar untuk dijadikan sebagai kamar barokah,’’ tulis Gus Faiz.

Gus Faiz mengatakan cara tersebut lebih efektif dan lebih efisien daripada jemaah haji harus mengeluarkan biaya ekstra untuk mencari kamar di hotel lain.

Untuk diketahui, setiap rombongan jemaah haji umumnya ada 40 orang. Mereka umumnya tidur dengan 1 kamar diisi 4 orang. Dengan demikian, setiap rombongan memiliki 10 kamar.

Cara yang disarankan Gus Faiz adalah mengosongkan salah satu kamar untuk dijadikan sebagai kamar barokah.

Gus Faiz pun menyarankan penggunaan kamar barokah agar dijadwal dan ditata secara rapi demi kenyamanan kamar barokah. ’’Selamat bermusyawarah,’’ pungkas Gus Faiz. (red)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *